Pak Prof Didampingi Adik Menteri, Muncul Spekulasi Raih ‘Dukungan Istana’

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, yang juga calon gubernur Sulawesi Selatan pada Pilkada 2018, dan istri, Liestiaty Fachruddin (Istimewa/realitasnews.info)

Makassar – Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah telah memutuskan pendampingnya pada Pilkada 2018. Pak Prof, sapaan kepadanya, memastikan Andi Sudirman Sulaiman sebagai calon wakil gubernur, pasangannya.

Sebelumnya, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah mendekati mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Kesbangpol, Kementerian Dalam Negeri, Tanri Bali Lamo sebagai calon wakil gubernur.

Menjelaskan alasannya, Nurdin mengatakan Sudirman dipilihnya berdasar pertimbangan sosok anak muda yang berpengalaman mengelola perusahaan internasional. Ia juga berasal dari keluarga bugis Bone. Kabupaten Bone merupakan daerah yang memiliki jumlah pemilih terbesar kedua, setelah Makassar.

“Andi Sudirman berpengalaman bekerja di perusahaan internasional. Beliau pasti terbiasa bekerja secara profesional, disiplin dan berintegritas. Kami nantinya bisa bersinergi bersama-sama membangun Sulsel,” kata Nurdin di Makassar, Jumat, 6 Oktober 2017.

Sudirman kini berusia 34 tahun. Alumnus Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, Makassar, yang adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman ini berkarir di perusahaan pertambangan nasional dan Australia. Hal ini memunculkan spekulasi kemungkinan “dukungan Istana” kepada duet Nurdin-Sudirman.


Deklarasi 20 Oktober

Sejauh ini, Pak Prof sudah mengantongi usungan dan dukungan PKS, PAN, dan PDIP. Total kursinya di DPRD Sulawesi Selatan 20. Syarat minimal untuk pendaftaran pasangan calon gubernur-wakil gubernur 17 kursi.

Nurdin mengatakan dirinya kemungkinan masih mendapat dukungan parpol sebelum pendaftaran resmi ke KPU pada Januari 2018.

[Baca juga: PAN Tinggalkan Adik Gubernur Sulsel, Beralih Dukung Pak Prof]

“Jika tidak ada aral melintang, deklarasi kami gelar di atas tanggal 20 Oktober nanti,” tandas Guru Besar Ilmu Kehutanan Universitas Hasanuddin tersebut.


Surat Tugas PDIP

PDIP memastikan dukungannya kepada Nurdin Abdullah sebagai calon gubernur Sulawesi Selatan akhir September lalu. Walaupun belum mengantongi rekomendasi final, surat tugas partai berlambang banteng kepada Pak Prof telah memastikan dukungan dari parpol pemilik lima kursi dimaksud.

Ketua DPD PDIP Sulawesi Selatan Andi Ridwan Wittiri menjelaskan surat tugas dari DPP PDIP meminta sang calon memperkuat koalisi parpolnya. Nurdin juga ditugasi mencari calon wakil gubernurnya.

“Kami beri waktu 14 hari pada Nurdin Abdullah untuk mencari partai koalisi dan calon wakilnya,” ungkap Ridwan pada hari yang sama secara terpisah.


Tarik-Menarik Kuat

Proses penguatan koalisi pada kontestasi Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan berlangsung sangat ketat. Terjadi tarik-menarik kuat antara calon kepala daerah. Beberapa kali terjadi satu parpol menyatakan usungan dan dukungan kepada calon tertentu, lalu akhirnya ke kandidat lain.

[Baca juga: Prof. Asep Warlan: Insyaflah Parpol, Jangan Berburu Tokoh Populer Semata]

Pasangan calon lain, Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar, sempat dikalkulasi bakal mampu membentuk koalisi besar. Kenyataannya sejauh ini baru merangkul Partai Golkar dan Nasdem. Meski baru dua parpol, koalisi ini sudah memiliki 25 kursi di DPRD Sulawesi Selatan.

Pasangan kandidat mana yang bakal berhasil meraih dukungan Partai Demokrat dan Gerindra? []MIH


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here