HARI KE-30 PENEMBAKAN LASKAR FPI: Petisi Agar Jokowi Bentuk TGPF Diserbu

Ilustrasi: Tembak [Foto: Dok. GOOD INDONESIA]

Petisi agar Presiden dan DPR membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) tragedi penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) tayang di situs web change.org.

Dikampanyekan di media sosial dengan tagar “Tandatangani Petisi”, Rabu, 6 Januari 2021, menjadi trending topic Twitter. Publik mendesak Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo alias Jokowi dan pimpinan DPR segera membentuk TGFP.

Sebagian besar warga tampaknya tidak puas atau kurang percaya pada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) yang kini masih melakukan investigasi atas peristiwa berdarah di Tol Jakarta-Cikampek, ruas Kabupaten Karawang. Lebih dikenal sebagai peristiwa KM 50.

Belum genap sehari, petisi yang dibuat Agus Widodo telah ditandatangani 1.648 orang (pukul 17.47 WIB). Ditargetkan mencapai 2.500 penandatangan.

Enam laskar FPI yang tewas ditembak [Foto: radarcirebon.com – GOOD INDONESIA]

Agus menulis; “Pada tanggal 7 Desember 2020 jam 00.30 telah terjadi tragedi tertembaknya 6 laskar FPI yang mengawal Habib Rizieq Shihab dalam perjalanan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Ada 2 versi berbeda antara Polri dan FPI. Publik perlu kejelasan bagaimana kejadian sebenarnya. 6 warga sipil telah terbunuh. Harus ada kejelasan sehingga ada alasan hukum mengapa nyawa 6 anak manusia bisa hilang….”

Beragam komentar ditinggalkan oleh penandatangan petisi. Sebagian besar mendukung petisi pembentukan TGPF karena menghendaki tegaknya kebenaran dan keadilan di Indonesia.

Selain Agus, terdapat beberapa petisi lain yang bermuatan sama. []GOOD INDONESIA-RMK

Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV

INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here