Siap Usung Mulyono, ‘Masagi’: Kandidat Lain Hanya Icip-Icip

Ketua DPD PAN Kota Sukabumi Faisal Anwar Bagindo dan Ketua DPD PPP Kota Sukabumi Ima Slamet bertemu dengan jajaran DPD Partai NasDem Kota Sukabumi di salah satu restoran bilangan Jalan Siliwangi, Kota Sukabumi, Kamis malam, 19 Oktober 2017. (Istimewa/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Koalisi Masyarakat Membangun Kota Sukabumi (Masagi), menunjukkan sinyal kuat akan mengusung Ketua DPD Partai NasDem Kota Sukabumi Mulyono pada perhelatan Pilkada 2018. Komunikasi koalisi yang diisi PAN dan PPP dengan NasDem semakin intens, terakhir mereka menggelar pertemuan di salah satu restoran di bilangan Jalan Siliwangi, Kota Sukabumi, Kamis malam, 19 Oktober 2017.

Langkah Masagi akan mengusung mantan wakil wali kota Sukabumi periode 2008-2013 tersebut, juga dipicu sikap kandidat lain yang terkesan tidak serius menjalin komunikasi lanjutan. Sehingga muncul kesan hanya sekedar icip-icip seperti istilah makanan.

“Sejauh ini dari 13 kandidat dalam bidikan kita, yang lebih sering komunikasi itu pak Mulyono. Kalau yang lain mah hanya sekadar icip-icip istilah dalam makanan. Mereka datang lalu pergi tapi beda dengan pak Mulyono, lebih intensif membuka komunikasi dengan kita,” ujar Ketua DPD PAN Kota Sukabumi Faisal Anwar Bagindo kepada PemiluUpdate.com di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat, 20 Oktober 2017.

Faisal tak memungkiri figur Mulyono masih memiliki popularitas dan elektabilitas cukup tinggi. Artinya, Mulyono masih mendapatkan tempat di hati masyarakat Kota Sukabumi. “Pada prinsipnya, kami cenderung akan mengusung pak Mulyono kalau nanti hasil survei di lapangan memadai. Hasil survei yang kami intip, Pak Mulyono selalu menempati urutan kedua jika disandingkan dengan incumbent Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mohamad Muraz-Achmad Fahmi,” katanya.

Dirinya tidak menampik memiliki hubungan emosional yang baik antara Mulyono dengan PAN dan PPP. Merujuk pada Pilwalkot Sukabumi 2008 dan 2013 lalu Mulyono sempat diusung PAN serta PPP.

“Jadi hal wajar jika kemudian timbul chemistry. Apalagi kan Nasdem hanya memiliki satu kursi. Tentunya butuh enam kursi lagi. Bisa saja ketika NasDem bergabung dengan kita, pak Mulyono bisa diusung pada pilkada nanti,” tandas Faisal.

Berkaca dari konstelasi politik yang terjadi di Kota Sukabumi, Koalisi Masagi memang sejak awal sudah lebih dahulu melakukan deklarasi. Namun jumlah enam kursi yang mereka miliki, mengharuskan untuk mencari parpol lain sebagai teman koalisi agar bisa mengusung pasangan calon.

Jika Masagi benar berkoalisi dengan NasDem, maka konstalasi peta politik menjelang Pilwalkot Sukabumi 2018 semakin ramai. Hingga kini partai yang sudah bermitra koalisi di antaranya PDIP-PKB, Partai Demokrat-PKS dan Partai Gerindra-Hanura.

“Semuanya sudah cukup untuk mengusung pasangan calon. Makanya, saat ini kami di PAN maupun PPP akan menggelar rapat internal. Kami lapor dulu ke masing-masing pengurus di Jawa Barat dan DPP yang nanti memutuskannya. Insya Allah pekan depan sudah deklarasi koalisi parpol berikut pasangan calon,” jelas Faisal.

Posisi Mulyono nantinya, ungkap Faisal, ditempatkan sebagai calon wali kota. Sedangkan untuk pendampingnya sudah disiapkan tiga nama dari eksternal partai. “Sudah ada tiga calon pendamping Mulyono, tapi masih rahasia,” pungkasnya. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here