Pandemi Covid-19 telah Tewaskan 4.600 Orang, Total Kasus 126 Ribu

Gambar hasil scan dari mikroskop elektron yang menunjukkan SARS-CoV-2 (berwarna oranye) yang diambil dari seorang pasien covid-19 di Amerika Serikat [Foto: pharmaceutical-technology.com - GOOD INDONESIA]

Jakarta – Pandemi covid-19 telah menewaskan lebih 4.600 orang di seluruh dunia. Jumlah kasus infeksi virus korona lebih 126 ribu. Sedangkan yang sembuh di antara korban positif terinfeksi sekitar 68 ribu orang.

Data tersebut dilansir pihak Universitas Johns Hopkins, salah satu perguruan tinggi penelitian kedokteran terbaik di dunia yang berpusat di Baltimore, Amerika Serikat (AS).

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), melansir kondisi pandemi ini merujuk hasil penelusuran Universitas Johns Hopkins.

Aljazeera, Jumat, 13 Maret 2020, mengabarkan korban tewas covid-19 dalam 24 jam terakhir tertinggi di Italia. Dari total korban 189 orang menjadi 1.016 orang, naik 23 persen. Data ini dikeluarkan Badan Perlindungan Sipil negara ini pada Kamis (12/3/2020).

Kasus covid-19 di Italia terparah di Eropa sejauh ini. Dalam rentang 24 jam terakhir, jumlah kasus positif covid-19 naik dari 12.462 orang menjadi 15.113 orang, meningkat 21,7 persen.

WHO menetapkan covid-19 sebagai pandemi saat Italia memperketat karantina. Pada saat yang sama AS memberlakukan larangan penerbangan ke Eropa.

Perkembangan terkini pandemi Covid-19 di beberapa belahan dunia, sebagai berikut:

Kamis, 12 Maret, 22:00 GMT
Portugal Tutup Sekolah dan Klub Malam

Pemerintah Portugal memerintahkan penutupan semua sekolah secara nasional hingga 9 April 2020. Perdana Menteri Antonio Costa mengumumkan kebijakan ini dalam pidato yang disiarkan televisi.

Portugal juga tidak diizinkan lego jangkar di seluruh pelabuhan negara ini.

Pemerintah Portugal juga membatasi warganya memasuki pusat perbelanjaan dan restoran.

Kamis, 12 Maret, 21 GMT
Belgia Tutup Sekolah, Restoran, dan Klub Malam

Pemerintah Belgia memerintahkan pengelola sekolah, kafe, restoran, dan toko tutup. Kebijakan atas pandemi covid-19 ini lebih dahulu dilakukan Perancis dan beberapa negara Eropa lain. Perintah penutupan hingga 3 April 2020.

Perdana Menteri Belgia Sophie Wilmes menyampaikan instruksinya melalui konferensi pers khusus.

“Kami ingin menghindari situasi seperti di Italia,” tegas Wilmes.

Kamis, 12 Maret, 21:45 GMT
Bulgaria Umumkan Keadaan Darurat Covid-19

Bulgaria berencana menetapkan keadaan darurat sebagai antisipasi atas pandemi covid-19. Langkah ini setelah terkonfirmasi korban tewas pertama akibat penyakit yang berawal di Wuhan, Cina, ini.

Rencana dimaksud juga didasari lonjakan jumlah kasus positif covid-19 dari tujuh menjadi 23.

“Pemerintah akan meminta parlemen mengumumkan keadaan darurat, yang memungkinkan penutupan sekolah, taman kanak-kanak, dan universitas,” kata Perdana Menteri Boyko Borissov.

Kamis, 12 Maret, 21:15 GMT
Kosta Rika Tutup Universitas

Kosta Rika telah memerintahkan semua kelas universitas tidak menggelar perkuliahan guna mengantisipasi penyebaran virus korona. Penutupan hingga dua pekan ke depan.

Kamis, 12 Maret, 21:00 GMT
Disney Tutup Taman Kalifornia

Walt Disney Co akan menutup taman hiburan Disneyland dan California Adventure di Anaheim, AS, mulai Sabtu besok.

Antisipasi tersebut dilakukan walaupun sejauh ini belum ada konfirmasi penyebaran virus korona di area taman Disneyland.

Kamis, 12 Maret, 19:42 GMT
Korban Tewas Covid-19 Pertama di India

India melaporkan kematian pertama akibat pandemi covid-19. Pemerintah memerintahkan penutupan sekolah, teater, dan bioskop di New Delhi selama sebulan.

Pemerintah di negara bagian selatan Karnataka mengatakan seorang pria berusia 76 tahun meninggal pada Selasa lalu akibat terinfeksi virus korona. []GOOD INDONESIA-RUT


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111678866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here