10 Persen Nakes di Banten Belum Daftarkan Diri untuk Terima Vaksin Covid-19

Andika Hazrumy [Foto: bantenhits.com - GOOD INDONESIA]

Sekitar 40 ribu atau 90 persen tenaga kesehatan (nakes) di Banten telah mendaftarkan diri siap menerima vaksin covid-19 produksi Sinovac (Cina) tahap pertama.

Namun, terdapat sekitar empat ribu di antaranya tak bisa menerima vaksin Sinovac karena komorbid alias memiliki penyakit penyerta.

“Jumlah nakes yang sudah terdaftar 40 ribu, tapi setelah terdata ada empat ribu tidak memenuhi syarat untuk divaksin karena komorbid,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy kepada wartawan saat mengecek gudang penyimpanan vaksin di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Senin, 4 Januari 2021.

Tidak dijelaskan penyebab 10 persen atau sekitar empat ribu nakes di Banten belum mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin Cinovac. Apakah masalah waktu saja atau faktor lain, semisal menolak menerima vaksin dengan alasan tertentu.

[Baca juga: Saham Anak Bisnis Bio Farma Diburu Berkat Uji Klinis Vaksin Covid-19]

Diungkapkan, total penerima vaksin tahap pertama di Banten sebanyak 81 ribu orang. Sementara vaksin yang diterima pada Minggu malam (3/1/2021) baru sebanyak 14.560 paket.

Andika mengaku belum mengetahui kuota vaksin yang diterima Banten. Karenanya, pemerintah provinsi belum bisa memastikan jumlah vaksin yang dialokasikan kepada masing kabupaten dan kota di Banten.

Vaksinasi awalnya dimulai pada 22 Januari, namun dipercepat pada 14 Januari 2021. Target sasaran prioritas adalah nakes. []GOOD INDONESIA-BHW

Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV

INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here