Bacakan ‘Tuntutan Rakyat’, HMI Tuntut Pemerintah Berhenti Berutang

Ketua Umum PB HMI Respiratori Saddam Al-Jihad berpidato di depan Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor (Istimewa/setkab.go.id)

Kota Bogor – Peserta Sekolah Pimpinan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diterima Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor atau Istana Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat sore, 5 Oktober 2018.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI Respiratori Saddam Al-Jihad dalam pidatonya membacakan Sembilan Tuntutan Rakyat (Senturi). Disebutkan bahwa Senturi yang berisi saran dan kritik kepada pemerintah berdasar kajian HMI terhadap kondisi aktual bangsa.

Usai Respiratori, giliran Jokowi menyampaikan pidatonya.

Isi Senturi Peserta Sekolah Pimpinan HMI:

1. Menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan melibatkan stakeholder dan menekankan agar Indonesia tidak berutang kepada IMF dan World Bank.

“Kita menjadi bangsa dengan kedaulatan ekonominya, yang kata Bung Karno, harus kita bangkitkan bersama-sama,” kata Respiratori.

2. Memperkuat sistem keamanan demi menangkal radikalisme dan terorisme. Hal ini dinilai HMI dapat diwujudkan dengan sinergi seluruh stakeholder di Indonesia.

3. Meminta pemerintah mengupayakan keseimbangan komposisi tenaga kerja asing dan lokal pada sebuah perusahaan di Indonesia.

4. Mewujudkan kedaulatan energi.

Ketua Umum PB HMI Respiratori Saddam Al-Jihad (tengah) (Istimewa/ntbkita.com)

5. Mewujudkan holding pangan di Indonesia agar terwujud tidak hanya ketahanan pangan, melainkan kedaulatan pangan di Indonesia.

6. Menekankan pemerintah dalam penegakan supremasi hukum dan HAM, melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Kepolisian demi menjaga marwah NKRI.

7. Memeratakan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). HMI sangat sepakat dengan konsep revolusi mental yang dicetuskan Presiden Jokowi. Namun, HMI menilai, implementasinya harus dilaksanakan bersama-sama agar tercipta pembangunan karakter nasional.

8. Melanjutkan pembangunan infrastruktur.

9. Terus mendorong terciptanya pemerintah yang terbuka. Bentuknya adalah keterbukaan informasi publik, baik di kementerian/lembaga atau lembaga tinggi negara.

Respiratori menegaskan HMI akan selalu mengawal demokrasi. HMI tidak pandang bulu, tidak lagi melihat kepentingan A atau B, tetapi melihat demi kepentingan bangsa. Perlu kesatuan, tegas Respiratori, untuk bersama-sama merayakan kemenangan emas pada 2045. []GOOD INDONESIA-BPH


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here