SBY Minta Jokowi Jelaskan Mengapa Hanya Tol Suramadu Digratiskan

Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Madura merupakan salah satu ikon Jawa Timur (Istimewa/travelingyuk.com)

Kulon Progo – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi menjelaskan dasar kebijakan menggratiskan Tol Jembatan Suramadu, yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura.

“Saya tahu sekarang timbul polemik pro dan kontra di masyarakat. Rakyat ingin mendengarkan mengapa hanya Suramadu yang digratiskan. Belakangan saya juga mendengar ada yang meminta Tol Jagorawi juga digratiskan karena sudah lama dan dianggap sudah untunglah pengembangnya,” papar SBY seusai acara temu kader Partai Demokrat se-Daerah Istimewa Yogyakarta di Kulon Progo, Jawa Tengah, Minggu, 29 Oktober 2018.

Dikatakan, Jokowi perlu menjelaskan apakah berdasar pertimbangan ekonomi, sosial, atau lainnya. Penjelasan dibutuhkan guna menghindari persepsi yang keliru dan polemik yang berkepanjangan di masyarakat.

Meski demikian, SBY tidak mengatakan penggratisan biaya Tol Jembatan Suramadu sebagai kebijakan yang keliru.

“Saya tidak boleh terburu-buru mengatakan kebijakan itu salah karena setiap presiden memiliki hak dan kewenangan untuk menetapkan kebijakan atau mengubah sebuah kebijakan yang ada,” tutur SBY, presiden RI dua periode.

SBY lalu menceritakan bahwa pemerintahannya melanjutkan pembangunan Jembatan Suramadu setelah sempat terhenti pada era Presiden RI Megawati Soekarnoputri.

Pembangunan terhenti, kata SBY, disebabkan dua hal yakni kurangnya alokasi anggaran di APBN pada era Megawati serta terhentinya kerja sama pembangunan jembatan itu dengan Cina.

“Segera kami carikan solusi dua-duanya dan pembangunan kita lanjutkan hingga akhirnya pada tahun 2009 bisa kita resmikan,” ungkap SBY.


Kebijakan Politis Pilpres

Sebelumnya, kebijakan pemerintah menggratiskan Jembatan Tol Suramadu juga mendapat kritik politisi oposisi. Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, misalnya, menilai pembebasan tarif Tol Jembatan Suramadu pada dasarnya upaya Jokowi –yang juga Calon Presiden (Capres) pada Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019– mendulang suara.

“Itu juga salah faktor. Tentu Tim Jokowi punya perhitungan. Dulu Pak Prabowo menang di Madura, sekarang supaya kalah bagaimana caranya,” kata Riza, menegaskan penggratisan tol dimaksud sangat wajar dinilai sebagai kebijakan politik pilpres.


Jembatan Terpanjang

Jembatan Suramadu sepanjang 5,438 kilometer dan lebar 30 meter. Berada di atas laut Jawa (Selat Madura), terbentang dari Surabaya sampai ke Pulau Madura.

Pembangunannya diselesaikan selama 6,5 tahun. Prosesnya dimulai sejak 2002 berupa pembebasan lahan. Pemancangan tiang pertama pembangunan jembatan dilakukan oleh Presiden Megawati pada 20 Agustus 2003.

Jembatan ini menghabiskan dana Rp4,5 triliun yang dananya bersumber dari APBN, APBD Jawa Timur, serta pinjaman lunak dari pemerintah Cina. []GOOD INDONESIA-RSY/RMK/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here