Jokowi Pilih Ma’ruf Amin sebagai Cawapres Naikkan Martabat Kalangan Santri

Santri Pondok Pesantren 'Saung Santri' di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

Yogyakarta – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’rif Amin memuji Calon Presiden (Capres) Joko Widodo karena memilih dirinya sebagai pendamping pada Pemilu 2019.

Menurut Ma’ruf, keputusan Joko Widodo (Jokowi) itu menaikkan gengsi dan martabat kalangan santri.

“Pak Jokowi mencintai kiai dan santri. Jangan rendah diri dan berkecil hati,” kata Ma’ruf di sela agendanya di Yogyakarta, Senin, 15 Oktober 2018.

Ditambahkan, kalangan santri jangan minter atas identitasnya. Walaupun para santri, kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), dicitrakan sebagai kalangan tradisional –bahkan kolot, mereka sesungguhnya bisa menjadi apapun. Termasuk petinggi negeri.

Ma’ruf melanjutkan sejumlah santri kini telah menjadi kepala daerah. Bahkan ada yang telah menjadi presiden.

“Saya santri bisa jadi cawapres. Gus Dur juga santri bisa jadi presiden. Siapa tahu, yang nanti jadi presiden dari pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, Yogyakarta,” tukas Ma’ruf, mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU).

Ia lalu mengemukakan janji akan berjuang bersama Jokowi mewujudkan kesejahteraan rakyat. Kepemimpinan masa depan butuh sosok untuk memperkuat yang lemah dan mengolaborasikan seluruh potensi sumber daya bangsa, termasuk kelompok santri.

Usai menemui Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ma’ruf menyatakan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta ini berpesan agar persaingan antarpasangan calon capres-cawapres tetap mengutamakan keutuhan bangsa. Sri Sultan, kata Ma’ruf, berharap pesta demokrasi tidak merusak persatuan dan kesatuan bangsa. []GOOD INDONESIA-YPT/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here